Pada postingan sebelumnya kita telah membahas pengertian dari riba nasiah dan riba fadhl, nah pada postingan ini kita akan mengenal apa itu riba yad? apakah riba yad merupakan riba dalam jual beli? bagaimana menghindari riba yad? yuk simak postingan ini, dan jangan lupa bagikan postingan ini agar bisa menjadi ladang dakwah saudara, dan semoga kita semua terhindar dari dosa riba. aamiin

Riba al-yad atau riba yad adalah riba yang terjadi karena adanya pertukaran komoditas ribawi yang tidak tunai atau penundaan serah terima barang saat jual beli, riba jenis ini terjadi pada jual beli barang ribawi seperti perak, emas, beras, jagung dll. karena ada unsur penundaan inilah maka disebut riba yad (Tergolong riba Nasi’ah).

Barang-barang ribawi seperti emas, perak, jagung, beras, gandum dll adalah barang-barang yang memiliki harga yang fluktuatif bisa naik bisa juga turun, misalnya harga beras hari ini bisa berbeda dengan harga beras seminggu kedepan. harga emas hari ini bisa berbeda dengan harga besok, maka perlu adanya harga penetapan yang harus disepakati oleh kedua belah pihak jika ingin transaksi barang ribawi untuk menghindari riba.

Contohnya : Si-A adalah pedagang beras, ingin menukar dagangannya dengan gandum yang dijual si-B. saat ini harga 1 kg beras Rp 10.000 dan harga gandum 1 kg Rp 5.000. Keduanya sepakat 1 kg beras akan ditukar dengan 2 kg gandum, setelah si-A menyerahkan beras kepada di si-B, si-B tidak juga menyerahkan 2kg gandumnya kepada di si-A dalam majelis akad yang sama (secara kontan) bisa jadi 2 kg gandum akan diserahkan besok lusa, transaksi inilah yang dinamakan riba yad, riba karena adanya penundaan. Disebabkan ada kemungkinan harga beras/gandum pada esok hari bisa jadi harganya berubah. Bisa jadi 1 kg beras tidak sama lagi harganya dengan 2 kg gandum.

Solusinya adalah tukar komoditas ribawi dengan jenis yang berbeda, Jika komoditi tadi berbeda jenis dan juga kelompok dibarter misalnya perak dan beras, maka di sini tidak ada syarat. boleh tidak kontan dan boleh berbeda timbangan atau takaran.Demikan penjelasan tentang riba yad, yang bisa menjadi pengetahuan kita bersama. Semoga kita semua dihindarkan oleh dosa riba, Aamiin.